Suasana berbeda tampak di lingkungan Politeknik Negeri Madura (POLTERA) saat dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa kompak mengenakan sarung dan kopiah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Nuansa khas santri tersebut menghadirkan suasana religius sekaligus menjadi bentuk partisipasi warga POLTERA dalam memeriahkan peringatan Hari Santri.
Dengan mengenakan sarung dan kopiah ala santri, seluruh elemen kampus menunjukkan kebersamaan dalam menghormati tradisi pesantren yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya di Madura yang memiliki akar budaya dan tradisi keislaman yang kuat.
Peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga mengingatkan pentingnya nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, kesederhanaan, serta semangat menuntut ilmu.

Bagi lingkungan perguruan tinggi, nilai-nilai tersebut relevan dengan upaya membangun karakter generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Kekompakan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa POLTERA dalam mengenakan busana khas santri juga menjadi gambaran bahwa semangat Hari Santri dapat dirayakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan tinggi.
Melalui peringatan ini, POLTERA turut memperkuat semangat kebersamaan dan menanamkan penghargaan terhadap nilai-nilai perjuangan, keilmuan, serta tradisi keagamaan yang menjadi bagian dari identitas bangsa.
Semangat Hari Santri diharapkan terus hidup dalam keseharian sivitas akademika POLTERA, sejalan dengan komitmen kampus dalam mencetak generasi yang kompeten, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

