Politeknik Negeri Madura (POLTERA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Revitalisasi POLTERA 2026 sebagai langkah strategis memperkuat hilirisasi inovasi dan membangun skema kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan yang berlangsung di Surabaya pada 12–13 Oktober 2026 ini menghadirkan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah daerah, pelaku industri, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
FGD ini menjadi ruang kolaborasi untuk menyelaraskan potensi inovasi perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata di lapangan, khususnya dalam pengembangan teknologi yang dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha.

Salah satu fokus pembahasan dalam kegiatan ini adalah hilirisasi inovasi mesin kapal listrik untuk menyusun skema kemitraan industri guna mempercepat adopsi teknologi tersebut pada perahu nelayan Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan teknologi kemaritiman yang lebih efisien sekaligus mendukung transformasi sektor perikanan dan kelautan.
Keterlibatan unsur pemerintah provinsi, pemerintah daerah, industri, dan BRIN menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem inovasi yang terintegrasi. Pemerintah berperan dalam mendukung arah kebijakan dan kebutuhan pembangunan daerah, sementara industri menjadi mitra strategis dalam pengembangan, pengujian, hingga penerapan teknologi. Di sisi lain, BRIN diharapkan dapat memperkuat sinergi riset dan inovasi agar hasil pengembangan teknologi semakin siap dimanfaatkan.
Melalui forum ini, POLTERA mendorong agar inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi vokasi tidak berhenti pada tahap penelitian atau prototipe, tetapi dapat dikembangkan menjadi solusi konkret yang menjawab persoalan masyarakat dan kebutuhan industri.

Kegiatan revitalisasi ini sekaligus menegaskan komitmen POLTERA dalam memperkuat peran pendidikan vokasi sebagai penghubung antara dunia pendidikan, pemerintah, riset, dan dunia usaha. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat menghasilkan skema kemitraan yang berkelanjutan, memperluas pemanfaatan hasil inovasi, serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.
Melalui FGD Revitalisasi POLTERA 2026, POLTERA terus berupaya membangun ekosistem inovasi yang kolaboratif dan berorientasi pada dampak, sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak. (th)

