BELAJAR AI DARI CHINA, TIGA DOSEN POLTERA BAWA PULANG KOMPETENSI BARU

Tiga dosen Politeknik Negeri Madura (POLTERA), Laily Ulfiyah, Aries Alfian Prasetyo, dan Bayu Praharsena, mengikuti China-Indonesia AI General Education Joint Development Project – Teacher Training and Certification di Liuzhou Polytechnic University, Guangxi, China, pada 1–15 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para dosen untuk memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kompetensi dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di bidang pendidikan. Selama dua pekan, peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran, diskusi, serta berbagi pengalaman dengan peserta dari sejumlah institusi.

Tidak hanya membahas AI dalam pembelajaran, peserta juga mendapat gambaran mengenai pemanfaatan teknologi AI di industri China. Mulai dari otomasi, robotika, computer vision, analisis data, hingga smart manufacturing telah digunakan untuk mendukung efisiensi dan produktivitas industri.

Pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa pendidikan vokasi perlu terus berjalan beriringan dengan perkembangan industri. Bagi POLTERA, wawasan ini menjadi bekal untuk mengembangkan pembelajaran, laboratorium, penelitian terapan, teaching factory, serta kerja sama dengan industri di bidang AI dan otomasi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penerimaan Training Certificate serta Certificate of Competency sebagai AI General Education Trainer dan AI General Education Instructor.

Sepulang dari China, pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai capaian personal, tetapi dapat dibagikan dan diterapkan di lingkungan POLTERA. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya belajar AI secara teori, tetapi juga mengenal bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk menjawab kebutuhan nyata dunia industri.