POLTERA KAWAL PEMBANGUNAN GEDUNG KESEHATAN DENGAN PRINSIP TEPAT WAKTU, TEPAT MUTU, DAN TEPAT VOLUME

Sampang – Politeknik Negeri Madura (POLTERA) terus mengawal pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan sarana pendidikan vokasi yang berkualitas dan berdaya saing. Pembangunan yang didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini merupakan investasi pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan, sekaligus mendukung kemajuan Pulau Madura melalui pendidikan, inovasi, dan teknologi.

Pembangunan gedung saat ini masih berlangsung melalui berbagai tahapan pekerjaan konstruksi. Bersama konsultan manajemen konstruksi, kontraktor pelaksana, dan seluruh pihak yang terlibat, POLTERA terus memperkuat koordinasi dan pengawasan agar setiap tahapan pekerjaan dapat terlaksana sesuai ketentuan teknis, standar keselamatan, dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Dalam pelaksanaannya, proyek ini juga memperoleh optimalisasi anggaran yang dimanfaatkan untuk penyempurnaan beberapa item pekerjaan sehingga fungsi dan kualitas bangunan dapat semakin maksimal saat dioperasikan. Sejalan dengan penyesuaian tersebut, masa pelaksanaan pekerjaan telah dilakukan adendum dengan target penyelesaian pada akhir Agustus 2026.

Direktur Poltera melalui Humas Taufik Hidayat menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan bukan sekadar membangun infrastruktur baru, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Madura.

“Harapan kami bukan hanya melihat gedung ini berdiri, tetapi memastikan setiap proses menghasilkan bangunan yang benar-benar berkualitas. Prinsip yang terus kami kawal adalah tepat waktu, tepat mutu, dan tepat volume, sehingga fasilitas ini nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Humas POLTERA.

Gedung ini nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran, seperti ruang kuliah modern, laboratorium praktik, ruang dosen, serta mini hospital yang dirancang sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa sehingga lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi di bidang kesehatan.

Lebih lanjut, Humas POLTERA menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan ini bukan hanya menghadirkan bangunan fisik, melainkan membangun ekosistem pendidikan vokasi yang mampu menghasilkan inovasi dan teknologi terapan.

“Kami berharap gedung ini menjadi pusat lahirnya inovasi, riset terapan, dan pengembangan teknologi yang mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat. POLTERA ingin menghadirkan karya-karya yang tidak hanya bermanfaat bagi dunia pendidikan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.

Sebagai perguruan tinggi vokasi, POLTERA meyakini bahwa kualitas infrastruktur pendidikan akan menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri maupun sektor pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, seluruh proses pembangunan terus dikawal agar menghasilkan fasilitas yang tidak hanya memenuhi standar konstruksi, tetapi juga mampu mendukung proses pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.

Sementara itu, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan menyatakan komitmennya untuk mendukung penyelesaian proyek sesuai standar mutu dan keselamatan kerja yang telah ditetapkan.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, POLTERA, konsultan, dan Manajemen konstruksi, pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan pendidikan vokasi di Madura. Lebih dari sekadar menghadirkan bangunan baru, fasilitas ini diharapkan menjadi ruang tumbuhnya inovasi, teknologi, dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan Pulau Madura di masa mendatang.