SAMPANG – Politeknik Negeri Madura (Poltera) menerima kunjungan dari SMAN 4 Sampang pada Kamis, 24 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII, didampingi langsung oleh Kepala Sekolah serta para guru pendamping. Kunjungan ini menjadi bagian dari pengenalan lebih dekat terhadap pendidikan tinggi vokasi dan peluang masa depan yang ditawarkan Poltera kepada generasi muda Madura.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan tentang profil Poltera, program studi unggulan, serta berbagai skema beasiswa seperti KIP Kuliah dan beasiswa lainnya. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi ini, terutama saat mengetahui bahwa pendidikan vokasi di Poltera sangat berorientasi pada praktik dan kebutuhan industri.
Momentum penting dari kunjungan ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Poltera dan SMAN 4 Sampang, yang menjadi langkah awal dalam membangun sinergi dan kolaborasi lintas jenjang pendidikan. Ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi: Penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Penyelenggaraan kolaborasi riset dan hilirisasi riset, Peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia, Penerimaan mahasiswa baru dan Kegiatan lain yang disepakati oleh PARA PIHAK.

Direktur dan Wakil Direktur III Politeknik Negeri Madura bersama Kepala SMAN 4 Sampang saat penandatanganan MoU di POLTERA
(Foto: Humas Poltera)
Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke laboratorium dan bengkel praktik Poltera. Siswa mendapatkan pengalaman langsung melihat fasilitas vokasi yang lengkap dan modern, serta proses pembelajaran berbasis industri yang diterapkan di kampus ini.
“Saya tidak menyangka fasilitasnya lengkap dan keren seperti ini, terutama bengkelnya. Saya jadi tertarik untuk kuliah di Poltera,” ujar salah satu siswa yang tampak antusias.

Rombongan SMAN 4 Sampang saat berkunjung ke salah satu bengkel POLTERA
(Foto: Humas Poltera)
Kunjungan ini diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada siswa SMAN 4 Sampang untuk semakin percaya diri dalam menentukan pilihan studi lanjut dan membuka wawasan mereka terhadap dunia pendidikan vokasi yang kompeten dan berdaya saing tinggi. (th)

