Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Madura (Poltera) melaksanakan serah terima hasil program Pengabdian kepada Masyarakat di Omah Jamur Hijrah, Desa Omben, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, pada Jumat (06/02/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun 2025.
Kegiatan tersebut didampingi oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik Poltera, M. Musta’in, M.T., sebagai bentuk dukungan institusi terhadap implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung bagi pelaku usaha lokal.

Ketua Tim PKM Poltera, Cucun Setya Ferdina, S.S.T., M.Keb., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas produksi dan daya saing mitra melalui pendekatan berbasis standar mutu dan keberlanjutan usaha.
“Kami tidak hanya memberikan pendampingan teknis, tetapi juga menyusun formulasi produk, standar operasional prosedur produksi, hingga strategi pengemasan dan pemasaran. Harapannya, mitra memiliki sistem usaha yang lebih tertata, higienis, dan siap berkembang secara berkelanjutan,” ujar Cucun.
Dalam kegiatan tersebut, Tim PKM Poltera menyerahkan hasil pendampingan kepada mitra berupa formulasi produk olahan berbasis jamur, standar proses produksi (SOP), serta rekomendasi pengemasan dan pemasaran yang adaptif terhadap kebutuhan pasar. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

Sementara itu, mitra kegiatan, Abd. Hakki, selaku owner Omah Jamur Hijrah, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang telah diberikan oleh tim Poltera.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Sekarang kami memiliki standar produksi yang lebih jelas dan strategi pemasaran yang lebih terarah. Ini menjadi langkah besar bagi kami untuk meningkatkan kualitas dan kepercayaan konsumen,” ungkap Abd. Hakki.
Program ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya produk pangan fungsional yang tidak hanya bernilai gizi tinggi, tetapi juga memiliki nilai ekonomis bagi pelaku usaha. Jamur sebagai potensi lokal Desa Omben dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan menjadi produk inovatif yang mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

Melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM), Politeknik Negeri Madura terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan UMKM berbasis potensi lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sampang secara berkelanjutan. (th)

