POLTERA SOSIALISASIKAN JALUR MANDIRI PONDOK PESANTREN: KULIAH TANPA TES, BIAYA TERJANGKAU, DAN TERSEDIA BEASISWA KIP-K

SAMPANG – Politeknik Negeri Madura (POLTERA) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi vokasi melalui sosialisasi Jalur Mandiri Pondok Pesantren, yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (21/7).

Melalui jalur ini, para santri dari pondok pesantren di seluruh Indonesia kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi vokasi di POLTERA tanpa harus mengikuti tes tertulis. Syarat utamanya adalah dengan melampirkan surat rekomendasi resmi dari pimpinan pondok pesantren.

Direktur POLTERA, Laily Ulfiyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa jalur ini lahir dari kepercayaan terhadap potensi besar lulusan pesantren.

“Santri memiliki nilai lebih dalam dunia kerja—etos kerja yang tinggi, kedisiplinan, kejujuran, dan integritas. Lulusan Poltera dari latar belakang pesantren telah terbukti memberikan kesan positif di dunia industri,” ujarnya.

Dalam jalur ini, biaya pendidikan sangat terjangkau, dengan skema Uang Kuliah Tunggal (UKT) berkisar Rp1 juta hingga Rp2 juta per semester, serta Iuran Pengembangan Institusi (IPI) hanya Rp500 ribu, dibayar sekali selama masa studi dan dapat diangsur. Selain itu, POLTERA juga membuka peluang beasiswa melalui skema Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), yang diperuntukkan bagi santri dari keluarga kurang mampu.

Pendaftaran Jalur Mandiri umum dan Pondok Pesantren dibuka hingga 26 Juli 2025, dan dilakukan secara daring melalui laman resmi: https://pmb.poltera.ac.id, tanpa perlu pengumpulan berkas secara fisik.
POLTERA berharap jalur ini menjadi ruang yang inklusif bagi para santri untuk berkembang dalam dunia vokasi dan industri, tanpa meninggalkan nilai-nilai pesantren yang telah membentuk karakter mereka. (th)