Sampang – Upaya meningkatkan kesejahteraan ibu hamil kembali dilakukan melalui program inovatif yang memadukan ilmu kesehatan modern dengan kearifan lokal. Dosen Jurusan Kesehatan Program Studi Keperawatan bekerja sama dengan Puskesmas Torjun menggelar Program Kemitraan Masyarakat Stimulus bertajuk Sekolah Komplementer pada Ibu Hamil di Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, pada Senin, 25 Agustus 2025.
Program ini bertujuan untuk memberdayakan ibu hamil beserta suami atau anggota keluarga agar lebih siap menjalani kehamilan hingga persalinan dengan nyaman, percaya diri, dan sehat lahir batin. Melalui kegiatan edukasi dan praktik, peserta diperkenalkan pada prenatal couple yoga serta loving massage, dua metode yang dirancang tidak hanya untuk mendukung kesehatan fisik dan mental ibu hamil, tetapi juga memperkuat peran aktif pasangan dalam mendampingi proses kehamilan.\

Selain berorientasi pada kesehatan, program ini juga mengangkat kembali nilai-nilai budaya lokal dalam perawatan kehamilan yang berkelanjutan. Dengan memadukan pendekatan modern dan tradisi, diharapkan program ini menjadi salah satu langkah inovatif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah Torjun dan sekitarnya.
Penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini disambut antusias oleh peserta, mengingat manfaatnya yang tidak hanya memberikan wawasan baru tetapi juga menghadirkan pengalaman langsung melalui praktik yoga dan pijat cinta (loving massage) yang aman dan menenangkan. “Kami berharap program ini mampu memberikan dampak positif, baik secara fisik, mental, maupun emosional, bagi ibu hamil dan keluarganya,” ungkap salah satu dosen penyelenggara.
Melalui keberhasilan program ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya keterlibatan pasangan dalam mendukung kesehatan ibu hamil, sekaligus menjaga dan melestarikan kearifan lokal sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan di daerah.

