Sebagai upaya memperkuat budaya literasi dan mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sampang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Sampang mengajak Perpustakaan Politeknik Negeri Madura (Poltera) untuk menjalin kerja sama strategis. Pertemuan resmi antara kedua lembaga ini berlangsung pada Selasa, 22 April 2025, bertempat di Kantor Dinas Perpusip Sampang.
Inisiatif kolaborasi ini difokuskan pada pembinaan perpustakaan desa dan peningkatan akses literasi bagi masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang belum terjangkau layanan informasi secara maksimal. Perpusda melihat Poltera sebagai mitra potensial yang memiliki sumber daya akademik, tenaga ahli, dan semangat pengabdian masyarakat yang kuat.

Hadir dalam pertemuan tersebut Plt. Kepala Dinas Perpusip Sampang, Asroni, bersama Kepala Bidang Perpustakaan, Kurnia Sufartina. Dari pihak Poltera, hadir Wakil Direktur Bidang Akademik, M. Mustain, serta Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan, Prastomo Suhendro.
“Kami memandang pentingnya kolaborasi dengan perguruan tinggi, terutama dalam membina perpustakaan desa sebagai ujung tombak literasi di tingkat akar rumput. Literasi bukan sekadar membaca buku, tetapi tentang menciptakan masyarakat yang kritis, produktif, dan melek informasi,” ujar Asroni dalam sambutannya.
Ajakan ini disambut positif oleh pihak Poltera. M. Mustain menyampaikan bahwa Poltera siap mendukung inisiatif tersebut dan menjadikannya bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. “Kami merasa terhormat diajak untuk berkolaborasi. Ini adalah bentuk nyata kontribusi kampus dalam pembangunan daerah, dan kami siap bersinergi,” ujarnya.
Sementara itu, Prastomo Suhendro menambahkan bahwa perpustakaan kampus memiliki banyak potensi untuk diberdayakan bersama, termasuk pelatihan pengelolaan koleksi, digitalisasi bahan pustaka, serta pengembangan kegiatan literasi berbasis komunitas.

Pertemuan ini menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut, di antaranya pelatihan untuk pengelola perpustakaan desa, sinergi program literasi untuk sekolah dan masyarakat, hingga pemanfaatan koleksi dan sumber daya informasi secara bersama.
Dengan dimulainya kolaborasi ini, Dinas Perpusip dan Poltera berharap dapat membangun ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan, serta turut andil dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan IPM Kabupaten Sampang. (th)

