Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2026, Politeknik Negeri Madura (POLTERA) melaksanakan Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran sebagai upaya penguatan budaya keselamatan di lingkungan kampus.
Simulasi ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan sivitas akademika dalam menghadapi potensi keadaan darurat, khususnya kebakaran, melalui pemahaman prosedur evakuasi, koordinasi penanganan, serta respons cepat dan tepat sesuai standar keselamatan.

Setelah simulasi, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi pelaksanaan untuk menilai efektivitas prosedur tanggap darurat yang telah diterapkan serta mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan dalam sistem keselamatan kampus.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sharing session praktisi yang disampaikan oleh Irvan Pandjaitan, Kepala Divisi QSHE PT. Waskita Beton Precast. Dalam sesi tersebut, Irvan memaparkan materi dengan tema penguatan budaya K3 melalui kesiapsiagaan tanggap darurat di lingkungan kerja dan pendidikan. Materi menekankan bahwa keselamatan tidak hanya bergantung pada sistem dan peralatan, tetapi juga pada kesadaran, disiplin, serta peran aktif setiap individu.

Melalui kegiatan ini, POLTERA menegaskan komitmennya dalam menanamkan budaya K3 secara berkelanjutan, baik dalam aktivitas akademik maupun operasional kampus, serta membekali sivitas akademika dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat secara aman dan terstruktur. (th)

