Hari ini, Poltera Berulang Tahun

11 November 2012 lalu dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Muhammad Nuh, menteri pendidikan dan kebudayaan saat itu. Peletakan batu pertama ini menjadi awal perjalanan poltera dilahan kosong yang berdekatan dengan pantai, tepatnya di desa Taddan kecamatan Camplong, Sampang.

POLTERA bermula dari inisiatif dari yayasan Bina Sampang Mandiri (YBSM) yang diketuai oleh Mohammad Syaifurrahman Noer. Keinginan tersebut disambut baik oleh kemndikbud dan poltera langsung menjadi Politeknik Negeri.

Perjalanan dimulai, beraktivitas tanpa memiliki gedung, poltera sementara dititipkan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. Selama 4 tahun administrasi dan perkuliahan dilaksanakan di dua kampus tersebut.

Ir. Achmad Ansori, DEA menjadi Nahkoda pertama poltera, upaya penataan SDM dilakukan. Saat itu, poltera memiliki 3 Program studi, D3 Teknik Listrik Industri, D3 Teknik Mesin Alat Berat dan D3 Teknik Bangunan Kapal, dengan mahasiswa pertama sekitar 60 orang.

Pertengahan tahun 2016 kebijakan penting diambil, direktur poltera saat itu memutuskan proses administrasi dan perkuliahan secara bertahap dipindahkan ke Sampang. Fasilitas gedung yang dapat dipergunakan untuk kegiatan perkuliahan adalah satu gedung perkuliahan dan satu gedung Bengkel. Dua gedung tersebut diresmikan oleh Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Dr. Ir. Patdono Suwignjo, M Eng Sc, Sabtu 8 Oktober 2016.

Berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri baru tidak menjadikan mahasiswa poltera minder. Tampil di berbagai kompetisi Nasional, prestasi berhasil diraih, mulai dari juara umum kompetisi mobil Listrik Indonesia, Juara Welding, Silat dan prestasi lainnya.

Tanggal 25 Agustus 2017 civitas akademika Poltera berduka, sosok pemimpin yang menjadi panutan (Achmad Ansori) tutup usia. Terhitung baru 4 bulan menjabat direktur periode kedua setelah dilantik pada bulan mei 2017,

14 September 2017, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir melantik Arman Jaya sebagai direktur Poltera menggantikan Almarhum Achmad Ansori. Sesuai dengan pasal 16 ayat 1 Permenristekdikti No 19 tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian Pemimpin perguruan tinggi negeri ” Dalam hal terjadi pemberhentian Pemimpin PTN sebelum masa jabatannya berakhir, Menteri dapat menetapkan salah satu pembantu/wakil Pemimpin PTN sebagai Pemimpin PTN.” pada saat itu Arman Jaya adalah wakil direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.

Satu tahun Arman Jaya menjabat sebagai direktur penggati, pada tanggal 20 Desember 2018 Arman jaya dilantik kembali setelah terpilih melalui rapat senat sebagai direktur periode 2018-2022.

Berbagai program dan terobosan dilakukan oleh Arman Jaya, baik dari pengembangan SDM dan pembangunan sarana prasarana. Pada tahun 2018 Akper Pamekasan marger dengan Poltera, sejak saat itu poltera memiliki 4 Jurusan, Teknik Listrik Industri, Teknik Mesin Alat Berat, Teknik Bangunan Kapal dan Kesehatan.

Penambahan fasilitas dan gedung terus dilakukan, tanggal 9 April 2021 Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto meresmikan gedung Bengkel Kontruksi. Teknologi canggih terdapat di gedung ini sebagai penunjang praktik mahasiswa.

Pada tanggal 7 September 2021 Poltera resmi mendapatkan 2 gedung tambahan, setelah dilaksanakan serah terima dari kementerian PUPR ke Poltera. Saat ini poltera miliki 5 gedung, 2 gedung kuliah 3 gedung praktik. Keberadaan poltera semakin terlihat megah dan menjadi harapan masyarakat Madura dan Indonesia.

SELAMAT HARI JADI POLTERAKU, JAYA SELALU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

English EN Indonesian ID
X
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi Kami