SAMPANG — Politeknik Negeri Madura (Poltera) melalui Jurusan Kesehatan menggelar Penyuluhan Kesehatan dan Promosi Produk COFIBRO di Posyandu Garuda, Sampang, Senin (10/8/2026). Kegiatan dalam Program Hibah PKM BIMA 2026 ini menyasar 55 balita dan berfokus pada edukasi gizi seimbang serta pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal.
Tim PKM memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya protein dan serat untuk tumbuh kembang balita. Peserta juga mendapatkan informasi tentang pemenuhan gizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan yang mudah ditemukan. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua dalam memilih makanan bergizi untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan anak.
Dalam kegiatan tersebut, Poltera turut memperkenalkan COFIBRO (Cookies Cassava Kaya Fiber dan Tinggi Protein) sebagai inovasi pangan lokal berbahan dasar singkong. Produk ini dikembangkan sebagai alternatif camilan sehat yang kaya serat dan tinggi protein. Melalui sesi promosi dan interaksi bersama peserta, masyarakat diajak mengenal potensi singkong sebagai bahan pangan yang dapat diolah menjadi produk bernilai gizi.

Kegiatan penyuluhan dan promosi COFIBRO merupakan bagian dari Program Hibah PKM BIMA Tahun 2026 yang berkolaborasi dengan UMKM Indah Cake sebagai mitra sekaligus produsen COFIBRO. Owner UMKM Indah Cake menyampaikan harapannya agar kerja sama antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pelaku usaha dapat terus berkembang. “Kami berharap kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan pelaku usaha dapat terus berkembang guna menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.
Dukungan terhadap kegiatan juga disampaikan oleh Indah Kurniawati, Koordinator Kader Posyandu Garuda. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya meningkatkan edukasi masyarakat mengenai pencegahan stunting. “Kami selaku Kader Posyandu sangat mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan Penyuluhan Kesehatan dan Promosi Produk COFIBRO sebagai salah satu upaya edukasi masyarakat dalam pencegahan stunting,” ungkapnya. Ia juga menilai rasa COFIBRO berbahan singkong tidak kalah nikmat.
Melalui kegiatan ini, Poltera mendorong pemanfaatan pangan lokal bergizi untuk mendukung pencegahan stunting dan ketahanan pangan. Kolaborasi antara akademisi, kader Posyandu, masyarakat, dan UMKM diharapkan dapat memperluas pemanfaatan inovasi pangan lokal. Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi Poltera dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya generasi sehat, cerdas, dan berkualitas. (rsa)

