SAMPANG – Politeknik Negeri Madura (POLTERA) resmi melantik dan mengambil sumpah sembilan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Rabu, (24/6/2026). Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat di lingkungan Kampus Politeknik Negeri Madura, Sampang.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi para aparatur sipil negara yang telah menyelesaikan masa percobaan dan resmi mengemban amanah sebagai PNS di lingkungan POLTERA. Harapannya status baru tersebut dapat meningkatkan profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi yang berkualitas.
Adapun sembilan CPNS yang resmi dilantik menjadi PNS, yaitu:
- Firman Matiinu Sigit, S.T., M.T.
- Dimas Panji Eka Jala Putra, S.Kom., M.Kom.
- Ns. Husniyatur Rizqiyah Dhomiri, S.Kep., M.Kep.
- Moch. Nur Adiwana, M.T.
- Ach. Fahrizal Amien, S.KM.
- Moh. Afif Fathani, S.Kom.
- Hayatun Nufus, S.S.T.
- Rosalina Nur Firdausy, S.I.Kom.
- Nur Muhammad Bagaskara, S.Tr.T.
Dalam sambutannya, Direktur POLTERA, Laily Ulfiyah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PNS yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa status sebagai PNS bukan hanya bentuk pengakuan atas kompetensi dan kinerja, tetapi juga berkewajiban melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara.
“Momentum ini hendaknya menjadi awal untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada institusi, bangsa, dan negara. Jadilah ASN yang profesional, berintegritas, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta kemajuan pendidikan vokasi,” ujarnya.
Pelantikan ini juga menjadi bagian dari komitmen POLTERA dalam memperkuat sumber daya manusia yang kompeten dan berkarakter guna mendukung terciptanya tata kelola perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdampak.
Dengan bertambahnya sembilan PNS baru, POLTERA optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola kelembagaan dalam mewujudkan pendidikan tinggi vokasi yang semakin berkualitas dan berdaya saing. (rsa)

