DI BALIK RAIHAN AKREDITASI UNGGUL, INI KEKUATAN PROGRAM STUDI PROMOSI KESEHATAN POLTERA

Raihan predikat Akreditasi Unggul yang diperoleh Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan di Politeknik Negeri Madura bukan sekadar capaian administratif, melainkan hasil dari kesiapan program studi dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kesehatan.

Berbagai aspek menjadi faktor utama yang mengantarkan Program Studi Promosi Kesehatan meraih predikat tertinggi dalam akreditasi tersebut. Mulai dari kurikulum yang relevan, kualitas dosen, jejaring kemitraan yang kuat, hingga sistem penjaminan mutu yang berjalan secara konsisten.

Kepala Pusat Penjaminan Mutu, Pembelajaran, dan Pengembangan (PPMPP) Poltera, Nurir Rohmah, menjelaskan bahwa salah satu kekuatan utama program studi terletak pada kurikulum yang disusun sesuai kebutuhan perkembangan dunia kesehatan dan tantangan masyarakat saat ini.

Selain itu, Program Studi Promosi Kesehatan juga didukung oleh dosen-dosen dengan kompetensi dan kualifikasi yang mumpuni di bidangnya, sehingga mampu menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif.

Menurutnya, keberhasilan meraih Akreditasi Unggul juga diperkuat dengan adanya kemitraan strategis yang dibangun bersama berbagai instansi, seperti dinas kesehatan, rumah sakit, dan mitra pelayanan kesehatan lainnya.

“Program studi memiliki kurikulum yang relevan, dosen yang kompeten, kemitraan strategis dengan berbagai pihak, serta sistem penjaminan mutu yang berjalan dengan baik. Seluruh aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam pencapaian Akreditasi Unggul,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan, Nadia Dian Rosanti. Ia menuturkan bahwa sejak awal pendiriannya, program studi telah dipersiapkan secara matang untuk menghadirkan pendidikan vokasi kesehatan yang berkualitas dan mampu bersaing.

Kesiapan tersebut diwujudkan melalui penyusunan kurikulum yang adaptif, dukungan dosen kompeten di bidang kesehatan masyarakat, fasilitas pembelajaran yang memadai, hingga inovasi pembelajaran yang terus dikembangkan sesuai kebutuhan mahasiswa dan dunia kerja.

Tidak hanya itu, keterlibatan aktif mitra eksternal seperti dinas kesehatan dan rumah sakit juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran dan penguatan kompetensi mahasiswa.

“Kerja sama aktif dengan berbagai mitra kesehatan, baik dinas kesehatan maupun rumah sakit, serta dukungan penuh dari Politeknik Negeri Madura menjadi faktor penting yang membantu Program Studi Promosi Kesehatan mencapai Akreditasi Unggul,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Madura, Laily Ulfiyah, menyampaikan bahwa capaian Akreditasi Unggul merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur di lingkungan kampus dalam menjaga mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa Program Studi Promosi Kesehatan mampu membangun ekosistem pendidikan yang selaras antara pembelajaran, praktik lapangan, inovasi, serta kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

“Akreditasi Unggul ini menjadi bukti bahwa Program Studi Promosi Kesehatan Poltera memiliki kualitas yang baik dari sisi akademik, tata kelola, sumber daya manusia, hingga kemitraan. Kami berharap capaian ini semakin memperkuat komitmen Poltera dalam menghadirkan pendidikan vokasi kesehatan yang unggul dan berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh program studi di lingkungan Poltera untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, inovasi, dan pelayanan akademik secara berkelanjutan.

Dengan berbagai kekuatan tersebut, Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan di Politeknik Negeri Madura dinilai mampu menunjukkan kualitas pendidikan tinggi vokasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kesehatan saat ini. (th)