Pelatihan Kewirausahaan Mahasiswa: Merubah Mindset Pekerja Menjadi Wirausaha

Beranda / Pelatihan Kewirausahaan Mahasiswa: Merubah Mindset Pekerja Menjadi Wirausaha

Ditengah berbagai krisis yang terus melanda bangsa Indonesia, adalah suatu keharusan bagi setiap manusia Indonesia mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan yang datang. Persiapan yang dilakukan akan sangat bersentuhan dengan bagaimana sumber daya manusia yang ada ditingkatkan kualitasnya dengan memberikan berbagai keterampilan hidup (life skill) dan menambah wawasan kewirausahaan. Menjadi seorang wirausahawan (Entrepreneur) yang terdidik dan terlatih dalam menghadapi tantangan serta mampu mencari peluang bisnis yang ada merupakan suatu alternatif yang menguntungkan bagi para mahasiswa untuk diterapkan dalam kehidupan nyata.

Menyadari hal tersebut, Politeknik Negeri Madura (POLTERA) secara aktif dan terrencana mempersiapkan mahasiswa dan para alumninya untuk menjadi pelaku usaha di berbagai sector khususnya dibidang kemaritiman. Hal ini sesuai dengan visi dan misi yang dimiliki POLTERA. Pada hari Sabtu, 25 November 2017 POLTERA menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan bagi Mahasiswa baru angkatan 2017 dengan tema Merubah Mindset Pekerja Menjadi Wirausaha. Dalam pelatihan kali ini, mahasiswa akan memperoleh pengetahuan tentang teori dan praktek kewirausahaan. Para peserta mampu melakukan perancangan tempat usaha, jenis usaha, komoditi marketing plan, melaksanakan, merintis dan mengembangkan profesi wirausaha. Peserta diberikan pembekalan berupa penanaman sikap dan perilaku sebagai seorang wirausaha yang memiliki etika mengetahui faktor pendorong berkembangnya sebuah usaha, serta mengetahui success and fail story dari para pengusaha di lapangan, sehingga mendorong para peserta untuk lebih menekuni profesi ini ataupun sebagai pendamping pelaku wirausaha itu sendiri.

kwu2017 (4)

Nara Sumber: Wibowo Arninputranto, S.T., M.Kom.

Pada Pelatihan Kewirasuhaan kali ini, POLTERA mendatangkan akademisi sekaligus praktisi dibidang wirausaha. Narasumber pelatihan ini adalah bapak Wibowo Arninputranto, S.T., M.Kom., dan ibu Dian Novita Sari, A.Md. Beliau adalah dosen Poltek Perkapalan Surabaya sekaligus Owner Omah Pastel Surabaya.

Pada sesi pertama narasumber menyampaikan peredaan pengusaha dan wirausahawan. Dimana pengusaha adalah orang yang mampu mengubah sumber daya ekonomi menjadi usaha yang menguntungkan, sedangkan wirausahawan adalah orang yang dapat menciptakan suatu kreasi dan punya motivasi untuk merubah keadaan secara mandiri. Hal lain yang disampaikan yaitu tentang pentingnya berwirausaha pada saat krisis seperti sekarang ini:

  1. Dari Pengalaman, negara yang berhasil pulih dari krisis ekonomi (1997 dan 2008) dengan cepat adalah negara yang memiliki usaha kecil menengah dalam jumlah yang banyak. Sehingga solusi untuk keluar dari krisis adalah uhasa kecil menengah bukan perusahaan besar.
  2. Indonesia adalah salah satu contoh negara yang mengalami krisis. Negara berkembang lebih cepat dalam mengatasi krisis yang terjadi dibandingkan dengan negara maju, karena negara berkembang memiliki kunci, yaitu banyak seorang wirausahawan (Usaha Kecil Menengah).

Semangat dan motifasi narasumber disambut antusias oleh peserta yang mayoritas merupakan mahasiswa baru berjumlah 155 orang peserta. Pada sessi diskusi disampaikan pula tips dan trik memulai usaha. Mulai dari rasa percaya diri untuk memulai usaha serta keyakinan akan kemampuan diri untuk mencapai hasil yang maksimal. Hal lain adalah adanya jiwa Kepemimpinan (leadership), Kreatif dan Inovatif, serta memiliki orientasi ke masa depan menjadi energy positif untuk mengembangkan usaha.

Di akhir sesi nara sumber memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak cepat berputus asa ketika menghadai tantangan dalam menjalankan usaha. Hal menarik dalam pelatihan ini, tak segan-segan nara sumber memberikan doorprize kepada mahasiswa yang aktif selama pelatihan berlangsung dengan memberikan paket bingkisan produk Omah Pastel.

kwu2017 (7)

Pemberian doorprize kepada peserta aktif.

Para peserta berharap agar pelatihan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkala dan perlu adanya tindak lanjut dari pelatihan ini. Salah seorang peserta mewakili peserta lainnya, Moh. Hisyam dari jurusan Teknik bangunan Kapal berharap Semoga pelatihan ini dapat diselenggarakan tiap tahun dan ada tindak lanjut dari pelatihan yang telah dilaksanakan. (RAO)

Belajar sesuatu kepada praktisi secara langsung akan menjadikan pemahaman secara mendalam bagi mahasiswa. Begitulah alasan diadakannya kuliah tamu oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Bangunan Kapal Politeknik Negeri Madura dengan tema Marine Survey and Maintenance.

Acara yang dilaksanakan di Lab. Basic Electical pada Sabtu (20/5) ini, dibuka langsung oleh Direktur POLTERA Ir. Ahmad Ansori, DEA. Dalam sambutannya beliau berharap dengan Kuliah Tamu yang menghadirkan langsung Surveyor Biro Kalisikasi Indonesia (BKI) ini dapat memperdalam wawasan mahasiswa serta tahu apa yang harus dipersiapkan dalam bersaing menghadapi dunia kerja nantinya. saya berharap dengan kuliah tamu yang langsung di sampaikan oleh Pak Bakti dan Pak Kholick dari BKI ini, mahasiswa mampu mempersiapkan diri kira-kira apa yang perlu dipelajari untuk bersaing di dunia kerja nanti kalau sudah lulus harap Ansori.

kultamtbk02
Abdul Kholick, S.T., Bakti Nugroho D.K., S.T., saat menyampaikan materi kuliah tamu

Kuliah Tamu ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Teknik Bangunan Kapal Politeknik Negeri Madura (TBK POLTERA) dari angkatan pertama sampai angkatan ketiga. Pada Kuliah Tamu ini, Materi pertama disampaikan oleh Abdul Kholick, S.T. surveyor BKI Surabaya. Tentang beberapa persyaratan perusahaan galangan kapal dan juga teknis survey kapal, baik kapal baru maupun reparasi.
Di sini BKI sebagai pihak ketiga, penengah antara pemilik kapal dengan pihak galangan kapal jadi kami harus menjaga profesionalitas kami sebagai Class. Tuturnya.

Materi kedua disampaikan oleh Bakti Nugroho, D.K, S.T. yang juga merupakan surveyor BKI Surabaya. Beliau menuturkan kalau ijazah saja tidak cukup, perlu adanya sertifikasi keahlian yang dimiliki.
jangan hanya mengandalkan ijazah, perusahaan tidak terlalu melihat ijazah namun yang dilihat adalah sertifikasi keahlian kalian. Ujarnya.

Salah satu dosen Teknik Bangunan Kapal Anauta Lungiding A.R., S.T.MT. menyampaikan harapan adanya kerjasama antara POLTERA dengan BKI dalam hal sertifikasi, baik dalam pengelasan, NDT ataupun yang lainnya. Hal tersebut disambut hangat oleh Bakti Nugroho D.K., S.T. yang juga merupakan alumni dari Politeknik.
Kami selaku dosen berharap adanya kerjasama antara Poltera dengan BKI misalnya dalam hal sertifikasi yang paket murah untuk mahasiswa. Tuturnya yang mengundang tepuk tangan para dosen dan mahasiswa.

Diakhir sesi kedua pemateri menyampaikan pesan kepada seluruh mahasiswa TBK Poltera untuk tidak pernah surut dalam mendalami ilmu di bidang perkapalan ini, karena menurut kedua pemateri ilmu dibidang perkapalan ini sangat luas dan membutuhkan skill dan pengalaman yang cukup sebelum terjun di dunia kerja. (Nur/AMD)

SAMPANG (2/5/2017) Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) di
Politeknik Negeri Madura (POLTERA) berlangsung khidmat tadi pagi. Peringatan Hardiknas ini
ditandai dengan upacara bendera di lapangan POLTERA.

Kukuh widarsono sebagai ketua jurusan bertindak sebagai pembina upacara dalam kesempatan
tersebut menyampaikan amanat Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad
Nasir.

Menristekdikti dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kukuh Widarsono mengatakan
HARDIKNAS yang kita peringati hari ini tentu bukan hanya untuk mengenang perjuangan dan
jasa besar Ki Hadjar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Indonesia, namun peringatan ini juga
merupakan momentum dan sekaligus refleksi dari berbagai upaya yang telah dan sedang kita
lakukan dalam melaksanakan berbagai program untuk memajukan pendidikan, khususnya mutu
pendidikan tinggi di Indonesia.

DSCN1159-min

Tema yang dipilih dalam peringatan HARDIKNAS di lingkungan Perguruan tinggi tahun ini
adalah Peningkatan Relevansi Pendidikan Tinggi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi
lebih lanjut Menristekdikti menekankan pada peningkatan jumlah perguruan tinggi vokasi dan
keterlibatan dengan industry harus diintensifkan.

Untuk itu Kementerian Ristekdikti telah mencanangkan program revitalisasi pendidikan vokasi.
Pada tahap awal ada 12 politeknik negeri dan 1 politeknik kesehatan yang mengikuti program
revitalisasi ini. Revitalisasi mencakup pembangunan kompetensi, restrukturisasi program
keahlian dan kurikulum sesuai kebutuhan industri, dan pembangunan infrastuktur fasilitasi
industri untuk praktik kerja atau pemagangan bagi mahasiswa dan dosen. Tujuannya jelas, yaitu
untuk mengembangkan pendidikan vokasi yang link and match dengan industri. Upacara
peringatan HARDIKNAS tadi pagi diikuti oleh Dosen, Tenaga Kependidikan dan perwakilan
mahasiswa dari masing-masing Program Studi di Politeknik Negeri Madura.(TH)

SAMPANG- Selasa (18/04/2017) Sidang Senat Pemilihan Direktur Politeknik Negeri Madura
(POLTERA) dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB bertempat di Basic Electric Laboratory Gedung
A Politeknik Negeri Madura. Namun, pemilihan ini dilakukan secara tertutup. Proses pemilihan
pun tidak terlalu lama sekitar satu jam karena sekitar pukul 15.30 sudah keluar, pemilihan yang
dilakukan oleh senat dan wakil dari menteri tersebut. Hasilnya, Achmad Ansori berhasil unggul
dengan perolehan 10 suara. Sedangkan Heru Lumaksono berada di peringkat kedua dengan 1
suara dan Heroe Poernomo dengan nol suara. kegiatan pemilihan diikuti oleh 7 senat dan
perwakilan menteri.
Ketua Panitia pemilihan Direktur Poltera M. Sohibul Hajah mengatakan, pemilihan dilakukan
dalam sidang tertutup yang dihadiri perwakilan kemenristekdikti. Semua calon direktur hadir
saat pemilihan, terpilihnya Achmad Ansori merupakan hasil penilaian senat dan kemenristekdikti.
Pemilihan mengacu pada visi dan misi yang diusung para calon direktur pada saat tahapan
penyaringan yang digelar 3 Februari 2017. “Yang terpilih Bapak Achmad Ansori. Ini kali kedua
beliau memimpin Poltera.ucap sohib”.
Dia menambahkan, sambutan perwakilan kemenristekdikti meminta Poltera secepatnya
menyejajarkan diri dengan Universitas. Setelah direktur terpilih, Poltera diminta berkoordinasi
dan menyatukan tenaga. demi kemajuan Poltera kedepan,ujarnya.
Direktur POLTERA terpilih Achmad Ansori tinggal menunggu dilantik oleh kemenristekdikti.
Dia berkomitmen memajukan Poltera di masa depan, dan berharap dukungan dari semua pihak
untuk bersama-sama menjadikan Poltera sebagai kampus kelas Internasional. “Poltera akan
menuju word class university,” harapnya.

SAMPANG Mahasiswa D3 Teknik Listrik Industri, di Politeknik Negeri
Madura (POLTERA) sekaligus penerima beasiswa Bidikmisi angkatan 2015, Yogi Wahyu
Pratama, berhasil meraih prestasi menjadi juara 2 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi
(PILMAPRES) tingkat Perguruan Tinggi POLTERA 2017 dengan judul DIREC-TION
(Design System Security Technology) Apllication to Maritime Technology. Mahasiswa asal
Tambak Rejo, Waru, Sidoarjo ini menunjukan bahwa mahasiswa Bidikmisi memiliki tekad
yang kuat untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi. Hal itu dilakukan sebagai wujud rasa
terima kasih karena telah mendapatkan beasiswa Bidikmisi dari Pemerintah Indonesia yang
membuatnya bisa kuliah gratis hingga lulus.

Yogi, demikian ia akrab disapa, berhasil menyisihkan 16 mahasiswa berprestasi
lainnya yang melalui seleksi PILMAPRES POLTERA 2017 yang diadakan oleh panitia pada
bulan Maret 2017.

Keterpilihan Yogi menjadi juara 2 pemilihan mahasiswa berprestasi POLTERA
tentunya tidak hanya didukung oleh prestasi akademik yang tinggi dimana hingga semester 3
ia memiliki IPK 3,55. Lebih dari itu, putra sulung dari pasangan Subagiyo dan Sri Wahyuni
ini memilliki ilmu ke-organisasian yang cukup. Organisasi yang diikuti yaitu seputar
Bidikmisi seperti Forum Mahasiswa Bidikmisi (FORMADIKSI) yang kegiatannya seperti
Bina desa di daerah pelosok, Sosialisasi Bidikmisi ke daerah sekolah terpencil dan kegiatan
peningkatan kualitas mahasiswa Bidikmisi dalam upaya untuk membantu pemerintah
Indonesia supaya tidak rugi dalam memberikan beasiswa Bidikmisi jika kualitasnya baik.

Yogi bercerita, keikutsertaanya dalam mengikuti berbagai perlombaan didorong oleh
niat untuk mendapatkan uang guna membantu biaya sekolah adek dan tambahan uang saku
untuk biaya hidup Di Kos. Pasalnya, Ayahnya telah meninggal semenjak kelas 3 SMA dan
hanya Ibunya sekarang yang bekerja dengan penghasilan dibawah standar UMR Sidoarjo.
Oleh sebab itu mereka kesulitan untuk membiayai hidup keluarga dan membiayai sekolah
adeknya yang sebentar lagi masuk kelas 1 SMK.

Pernah saat Yogi ingin melanjutkan sekolah ke Perguruan Tinggi, jawaban seorang
Ibu hanya mengatakan Ibu, tidak punya suami dan jumlah penghasilan ibu buat hidup
sekeluarga dan menyekolahkan adek saja susah nak, Jadi kamu harus mencari kuliah yang
gratis sampai lulus kata Ibu Yogi. Mendengar jawaban seperti itu Yogi terasa hancur hatinya
dan meneteskan air mata karena jauh di dalam hatinya sangat ingin sekali bisa melanjutkan
kuliah di perguruan tinggi negeri. Paparnya.

Alhamdulillah keinginan Yogi akhirnya tercapai karena mendapatkan beasiswa
Bidikmisi dari pemerintah Indonesia dan di terima menjadi mahasiswa di Politeknik Negeri
Madura (POLTERA). Yogi sangat senang sekali bisa kuliah, berikut ini ucapnya
Alhamdulillah saya bisa di terima di POLTERA, meskipun masih dalam kategori perguruan
tinggi baru namun kesempatan dalam mengikuti lomba terbuka besar, seperti kemarin saya
pernah mengikuti Lomba Pekan Olahraga & Seni Se – Indonesia (PORSENI) di Manado
2016, ini merupakan pengalaman berbahagia saya karena bisa naik pesawat terbang dengan
dibiayai kampus. Kata Yogi.

Semoga kisah hidup ini bisa menjadi motivasi bagi semua pembaca supaya menjadi
mahasiswa yang lebih berkualitas khususnya bagi mahasiswa Bidikmisi supaya Pemerintah
Indonesia tidak rugi membiayai kulaih gratisnya. Sehingga setelah lulus kuliah nanti akan
dapat memperoleh pekerjaan yang bagus dan dapat memperbaiki perekonomian keluarga
menjadi lebih baik. Bagi yang masih kebingungan dalam mencari perguruan tinggi, yogi
menyarankan ke Politeknik Negeri Madura (POLTERA) karena kesempatan terbuka lebar d
alam pengembangan skill untuk ajang kompetisi tingkat nasional. (th)

Sampang- Sabtu (01/04/2017) telah dilaksanakan acara Serah Terima Jabatan
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Lab. Factory Gedung A Politeknik Negeri Madura
(POLTERA). Dalam acara ini juga dihadiri oleh beberapa ketua dan perwakilan dari masing-
masing Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada
di Politeknik Negeri Madura. Acara ini dibuka oleh wakil direktur 1 Bidang Akademi dan
Kemahasiswaan Politeknik Negeri Madura bapak Heroe Poernomo ST. MT.

Acara pembukaan Sertijab ini dilakukan pada Pukul 08.00 WIB dengan khitmad dan
tertib. Sebelum acara Serah Terima Jabatan Bapak Heroe Poernomo dalam sambutannya
mengatakan, “Saya berharap semoga kepengurusan yang baru ini nantinya dapat lebih Solid
sehingga nantinya dapat ikut andil dalam memajukan POLTERA, dan seluruh dewan kerja
mampu bekerja secara optimal dan dapat lebih memajukan kinerja BEM jadi lebih baik lagi”. Harapnya.

Dalam acara yang sama harapan juga diutarakan oleh ketua BEM periode 2017/2018
“Semoga kepengurusan BEM pada tahun ini dapat lebih baik dari tahun sebelumnya dan saya
selaku ketua BEM 2017/2018 yang terpilih memohon bantuan dan kerjasamanya seluruh
anggota BEM dan UKM serta ORMAWA yang ada di Politeknik Negeri Madura untuk
bersama-sama menjaga dan menjadikan POLTERA semakin jaya”. Ujar Nurul Hidayat
dalam sambutannya.

bem-min

Setelah sambutan selesai, tepat pada pukul 09.15 WIB dilaksanakan Serah Terima
Jabatan serta Pelantikan Seluruh Anggota kepengurusan BEM tahun 2017/2018. Pelantikan
kepengurusan ini dipimpin langsung oleh bapak Heroe Poernomo dan disaksikan oleh seluruh
ketua perwakilan UKM dan ORMAWA di Politeknik Negeri Madura. Pembacaan Ikrar dan
Janji seluruh kepengurusan anggota BEM berlangsung sangat Khidmad. Setelah pembacaan Ikrar dan
Janji selesai, perwakilan UKM dan ORMAWA Politeknik Negeri Madura
mempresentasikan Program Kerjanya masing-masing.

SAMPANG – Keterbatasan ekonomi tidak menghalangi seseorang untuk berprestasi
dan menggapai cita-citanya. Seperti halnya mahasiswi Program studi Teknik Listrik Industri (TLI)
Politeknik Negeri Madura (POLTERA) atas nama Fitrianingsih yang berhasil memenangi
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) POLTERA tahun 2017.
Mahasiswi semester dua ini berhasil mengalahkan peserta dari program studi lain, meskipun
tidak tinggal dengan orang tuanya, karena orang tua kerja diluar Negeri (TKI) tidak menyurutkan
semangatnya untuk tetap berprestasi. Dalam PILMAPRES POLTERA alumni SMAN 3
Sampang ini membuat inovasi yang menarik yaitu Roti Gulung dari kulit pisang dengan karya
tulis berjudul RT9MIKS.
Roti gulung ini memiliki kelebihan dari pada roti pada umumnya, utamanya dalam hal
kandungan, roti tersebut memiliki kandungan kalium yang tinggi. Prosesnya pun sangat
sederhana. Kedepan inovasi ini akan dikembangkan lagi dengan bahan 100% kulit pisang tanpa
ada campuran tepung. Fitri sebagai juara pertama merasa senang bisa presentasi dengan
bangganya di depan direksi. Tahun depan ingin ikut mawapres lagi, pungkasnya. Dia berpesan
kepada mahasiswa POLTERA lainnya jangan takut untuk mengikuti Pilmapres hanya karena
bahasa inggris, semua bisa dipelajari.

Mahasiswi peraih pararel 1 ketika SMA ini merasa senang dan tidak menyesal menjadikan
POLTERA sebagai pilihan utama waktu memilih perguruan tinggi. sebab dalam kurung waktu 2
semester ini banyak hal dan prestasi yang sudah diraih. Alhamdulillah senang dan banyak hal
yang saya dapat di POLTERA, dalam rentan waktu 1 tahun sudah banyak sertifikat yang saya
dapat tuturnya.

DSCN0857-min
Kegembiraan tentunya dirasakan oleh mahasiswi asal kabupaten Sampang ini, karena sejauh ini
mampu mewujudkan impian orang tuanya untuk bisa melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan
yang lebih tinggi. Fitrianingsih merupakan mahasiswi program studi Teknik Listrik Indutri (TLI)
POLTERA angkatan 2016 yang diterima, dan mendapatkan beasiswa bidikmisi.
“Ayah dan Ibu saya seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Terus terang pada
mulanya saya bingung kalau mau melanjutkan sekolah uang dari mana. Untungnya saya dapat
bidikmisi”, papar fitrianingsih menutup ceritanya.

Sampang- Mahasiswa Program Studi Teknik Listrik Industri (TLI) angkatan 2016, Fitrianingsih, terpilih
menjadi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) tingkat Politeknik di Politeknik Negeri Madura (POLTERA)
tahun 2017. Fitri terpilih sebagai mahasiswa berprestasi setelah melewati serangkaian seleksi dan
bersaing dengan 15 pesaing lainnya. Pemilihan mahasiswa berprestasi POLTERA 2017 ini terdiri dari dua
babak seleksi, yaitu seleksi tingkat program studi dan tingkat politeknik.

Pada seleksi tingkat program studi, peserta diwajibkan mengumpulkan berkas seperti formulir
pendaftaran, karya tulis ilmiah, ringkasan karya tulis imiah dalam bahasa inggris, dan Kartu Hasil Studi
(KHS) untuk mengetahui IPK peserta. Juri pemilihan mahasiswa berprestasi (Pilmapres) tingkat prodi
merupakan ketua program studi dari masing-masing prodi serta dosen bahasa inggris POLTERA. Seleksi
yang dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2017 ini menghasilkan 4 dari 16 mahasiswa yang berhak
mengikuti seleksi tingkat Politeknik.

masuk-min

Seleksi tingkat politeknik mewajibkan para finalis untuk membuat video presentasi tentang karya tulis
ilmiah yang dibuat. Video ini yang akan dipresentasikan peserta di depan direksi, ketua jurusan dan
dosen bahasa inggris POLTERA sebagai juri seleksi tahap akhir Pilmapres 2017 yang dilaksanakan di
bentuk power point presentation dan ada juga yang membawa produk dari karya tulis yang dibuat.
akhirnya, juri menentukan karya tulis berjudul RT9MIKS (Roti Gulung Mie Kulit Pisang) yang
memanfaatkan kulit pisang sebagai alternatif kuliner, menjadi juara pertama. Juara kedua diraih oleh
mahasiswa TLI angkatan 2015 bernama Yogi Wahyu Pratama yang menampilkan karya ilmiah berupa
desain sistem teknologi pengirim data lokasi kapal dan gambar TKP ke server polair sebagai antisipasi
pembajakan kapal liar. Juara ketiga diraih oleh Ika Wahyu Novianti, mahasiswa Teknik Bangunan Kapal
angkatan 2016 dengan karya ilmiah berjudul TERSANJUNG (Tentang Relokasi dan Evaluasi Pasar
Tanjung).

Fitri sebagai juara pertama merasa senang bisa presentasi dengan bangganya di depan direksi. Tahun
depan ingin ikut mawapres lagi, pungkasnya. Dia berpesan kepada mahasiswa POLTERA lainnya jangan
takut untuk mengikuti Pilmapres hanya karena bahasa inggris, semua bisa dipelajari. Nantinya ketiga
finalis akan dikirim ke Pilmapres tingkat nasional kategori diploma yang dilaksanakan oleh Direktorat
Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti. (ira)

SAMPANG, Politeknik Negeri Madura (POLTERA) bekerja sama dengan LBB Eksakta
menggelar lomba Saintek tingkat SMA/SMK/MA/MAK Se Jawa Timur kemarin (26/3). Lomba
tersebut diikuti oleh ratusan siswa dari berbagai sekolah di Jawa Timur.

Direktur Politeknik Negeri Madura Achmad Ansori dalam sambutannya menyampaikan bahwa
lomba saintek digelar untuk menjaring siswa, khususnya anak-anak Madura yang memiliki
kemampuan dibidang akademik. Siswa tersebut diharapkan berminat manjadi mahasiswa
Poltera.kalaupun tidak ke Poltera, para peserta dapat menggunakan sertifikat lomba untuk
menjadi pendukung SNMPTN. Sertifikat tersebut diperlukan untuk mendampingi nilai raport jelas Ansori.

Dari ratusan peserta ada 6 pemenang, juara I diraih Muhammad Febrianto (SMAN 1 Pamekasan),
Juara II Moh. Adam Rahmatullah (SMAN 1 Sampang), Juara III Taufikurrahman (SMAN 1 Pamekasan),
Harapan 1 Widia Cahyati Putri (SMAN 1 Sampang), Harapan II M. Rizqi Hasan Al-Banna (SMAN 1 Bangkalan),
Harapan III Muhammad Fatih (SMAN 1 Sampang). juara I, II, III berhak mendapatkan uang pembinaan atau memilih
kuliah tanpa biaya di poltera sampai lulus, sedangkan juara harapan berhak mendapatkan uang pembinaan.

DSCN0259-min

Poltera bakal menghelat lomba Saintek rutin setiap tahun. Tujuannya agar siswa tahu kampus
Poltera dengan segala potensinya. Meski usia poltera masih seumur jagung. Ada banyak terobosan
yang dilakukan dan juga prestasi yang didapat. Politeknik saat ini menjadi pilar pembangunan
Nasional sesuai dengan visi pemerintah. Salah satunya Potera, yang mampu menghasilkan lulusan
yang bekompeten di bidang keahliannya masing-masing. Tutup Ansori.(th)

Seiring dengan batas waktu pelaporan SPT tahunan, Bagian Keuangan Politeknik Negeri Madura (POLTERA) mengadakan sosialisasi dan pengisian e-filing dengan mendatangkan pembimbing langsung dari KPP Pratama Bangkalan yaitu Bapak Arif Setyawan selaku Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi 2 dan Bapak Evan Abdul Aziz selaku Account Representative. Kegiatan ini diadakan di Gedung A POLTERA pada tanggal 7 Maret 2017 pukul 09.00 sampai dengan 12.00. Peserta sosialisasi dan pengisian e-filing adalah seluruh dosen dan tenaga kependidikan di POLTERA.

Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pekerja untuk melaporkan SPT Tahunan sekaligus memberikan informasi tata cara pengisian SPT Tahunan. Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan agar pegawai dapat menyampaikan SPT Tahunannya sebelum batas waktu pelaporan dan isian SPT adalah benar. E-filing sangat memudahkan pegawai karena dapat diakses kapan saja dan tidak terikat waktu.

E-filing sendiri adalah suatu cara penyampaian SPT tahunan PPh secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada laman (website) DJP Online djponline.pajak.go.id atau laman penyedia layanan SPT elektronik. DJP Online adalah layanan pajak online yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui laman dan/atau aplikasi untuk perangkat bergerak (mobile device). Adapun penyedia layanan SPT elektronik merupakan pihak yang ditunjuk untuk menyelenggarakan layanan yang berkaitan dengan proses penyampaian e-filing ke DJP, yang meliputi penyedia aplikasi SPT elektronik dan penyalur SPT elektronik.

ee